Saat mencari kertas struk kasir, Anda mungkin menemukan berbagai istilah seperti roll paper, kertas thermal, kertas kasir, atau kertas printer struk.
Meski penyebutannya berbeda, semuanya merujuk pada media cetak yang digunakan untuk mencetak bukti transaksi pada printer kasir maupun mesin EDC.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari apa nama kertas struk kasir, jenis-jenisnya, ukuran kertas struk kasir yang umum digunakan, hingga tips memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Apa Itu Kertas Struk Kasir?
Kertas struk kasir adalah kertas berbentuk gulungan (roll paper) yang digunakan untuk mencetak bukti transaksi pada berbagai perangkat, seperti printer POS (Point of Sale), mesin kasir, hingga mesin Electronic Data Capture (EDC).
Kertas ini tersedia dalam beberapa jenis dan ukuran sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan spesifikasi printer serta kebutuhan operasional bisnis.
Apa Nama Kertas Struk Kasir di Pasaran?
Di pasaran, kertas struk kasir dikenal dengan beberapa nama, antara lain:
- Kertas thermal
- Roll paper
- Kertas printer kasir
- Kertas printer POS
- Kertas EDC
- Kertas struk
Istilah yang digunakan biasanya bergantung pada jenis printer atau perangkat yang menggunakannya. Namun, untuk printer kasir modern, produk yang paling banyak digunakan adalah kertas thermal.
Fungsi Kertas Struk untuk Operasional Usaha
Kertas struk memiliki peran penting dalam aktivitas bisnis sehari-hari, antara lain:
- Mencetak bukti pembayaran pelanggan.
- Mendukung pencatatan transaksi yang lebih rapi.
- Mempermudah proses retur atau penukaran barang.
- Menjadi dokumen pendukung untuk administrasi dan pembukuan usaha.
Karena digunakan setiap hari, memilih kertas berkualitas dapat membantu menghasilkan cetakan yang lebih jelas sekaligus mengurangi risiko printer mengalami gangguan.
Jenis Kertas Struk Kasir yang Umum Dipakai
Berikut beberapa jenis kertas struk yang paling sering digunakan.
1. Kertas Thermal
Kertas thermal merupakan jenis yang paling populer untuk printer kasir modern. Permukaannya dilapisi bahan khusus sehingga tulisan dapat muncul melalui panas dari print head tanpa memerlukan tinta maupun pita (ribbon).
Keunggulannya meliputi:
- Hasil cetak cepat.
- Tidak memerlukan tinta.
- Tulisan lebih tajam.
- Perawatan printer lebih sederhana.
2. Kertas HVS
Kertas HVS biasanya digunakan pada printer dot matrix atau printer kasir yang masih menggunakan pita tinta.
Meskipun biaya operasional tinta lebih tinggi dibanding thermal, jenis ini masih digunakan pada beberapa sistem kasir tertentu.
3. Kertas NCR
Kertas NCR (No Carbon Required) digunakan ketika dibutuhkan salinan lebih dari satu lembar dalam satu kali cetak, misalnya untuk nota restoran, invoice, atau dokumen pengiriman.
Ukuran Kertas Struk Kasir yang Paling Umum
Selain jenis kertas, ukuran roll juga perlu diperhatikan agar sesuai dengan printer yang digunakan.
1. Ukuran 57 mm atau 58 mm
Ukuran ini banyak digunakan pada:
- Printer kasir mini
- Mesin EDC
- Printer Bluetooth portable
- Mesin pembayaran digital
Karena dimensinya lebih kecil, ukuran ini cocok untuk usaha dengan ruang kasir yang terbatas.
2. Ukuran 80 mm
Kertas berukuran 80 mm menjadi standar pada banyak printer POS di supermarket, restoran, minimarket, hingga berbagai toko retail.
Lebarnya yang lebih besar memungkinkan informasi transaksi tercetak lebih lengkap dan mudah dibaca.
3. Perbedaan Ukuran Lebar dan Diameter Roll
Saat memilih kertas struk, jangan hanya melihat lebarnya. Diameter roll juga perlu diperhatikan karena menentukan jumlah kertas dalam satu gulungan.
Sebagai contoh:
- 57 × 30 mm → lebih ringkas, cocok untuk printer portable.
- 57 × 40 mm → kapasitas lebih besar dibanding 57 × 30.
- 80 × 80 mm → kapasitas paling banyak dan umum digunakan pada printer kasir desktop.
Pastikan diameter roll masih sesuai dengan ruang penyimpanan kertas pada printer Anda.
Cara Memilih Kertas Struk Kasir Sesuai Printer
Agar printer bekerja optimal, pilih kertas yang sesuai dengan spesifikasi perangkat.
1. Cek Lebar Kertas yang Didukung Printer
Langkah pertama adalah memastikan ukuran lebar kertas yang direkomendasikan oleh produsen printer, misalnya 57 mm atau 80 mm.
Penggunaan ukuran yang tidak sesuai dapat menyebabkan hasil cetak kurang rapi atau kertas mudah macet.
2. Perhatikan Diameter Roll
Selain lebar, periksa juga diameter maksimum roll yang dapat dimasukkan ke dalam printer agar proses pencetakan tetap lancar.
3. Sesuaikan dengan Volume Transaksi
Apabila usaha memiliki transaksi tinggi setiap hari, gunakan roll berkapasitas lebih besar agar frekuensi penggantian kertas menjadi lebih sedikit.
Sebaliknya, printer portable biasanya lebih cocok menggunakan roll dengan diameter yang lebih kecil.
Rekomendasi Kertas Thermal B29 untuk Usaha
PT Bangkit Perkasa Sukses menyediakan berbagai pilihan B29 Thermal Paper yang dapat digunakan untuk kebutuhan retail, restoran, minimarket, hingga berbagai jenis usaha lainnya.
1. B29 Thermal Paper Merah 80×80
Ukuran 80×80 mm cocok untuk printer POS desktop dengan volume transaksi tinggi. Kapasitas roll yang besar membantu mengurangi frekuensi penggantian kertas sehingga operasional menjadi lebih efisien.
2. B29 Thermal Paper Hijau 57×40
Ukuran 57×40 mm banyak digunakan pada printer kasir mini maupun berbagai perangkat pembayaran yang membutuhkan roll berukuran sedang.
3. B29 Thermal Paper 57×30
Untuk printer Bluetooth atau printer portable, ukuran 57×30 mm menjadi pilihan yang praktis karena lebih ringkas dan mudah dipasang.
Tips Menyimpan Kertas Struk agar Tidak Cepat Rusak
Penyimpanan yang tepat membantu menjaga kualitas hasil cetak, terutama pada kertas thermal.
1. Hindari Panas dan Sinar Matahari Langsung
Paparan panas berlebih dapat mempercepat perubahan warna pada lapisan thermal sehingga hasil cetak menjadi kurang optimal.
2. Simpan dalam Kemasan yang Rapi
Simpan kertas dalam kemasan aslinya hingga akan digunakan untuk melindunginya dari debu, kelembapan, maupun gesekan.
3. Gunakan Stok Lama Terlebih Dahulu
Terapkan sistem first in, first out (FIFO) agar stok yang lebih lama digunakan lebih dulu sehingga kualitas kertas tetap terjaga.
FAQ Seputar Kertas Struk Kasir
1. Kertas Struk Kasir Namanya Apa?
Kertas struk kasir umumnya disebut kertas thermal, roll paper, atau kertas printer kasir, tergantung pada jenis printer yang digunakan.
2. Kertas Print EDC Namanya Apa?
Sebagian besar mesin EDC menggunakan kertas thermal berukuran 57 mm.
3. Berapa Harga Kertas Struk Kasir?
Harga kertas struk kasir bervariasi tergantung ukuran, kualitas bahan, merek, dan jumlah pembelian. Pembelian dalam jumlah besar umumnya menawarkan harga yang lebih kompetitif.
4. Printer Struk Kasir Namanya Apa?
Printer struk kasir dikenal sebagai printer POS (Point of Sale) atau thermal receipt printer, yaitu printer khusus yang digunakan untuk mencetak bukti transaksi.
Pilih Kertas Struk yang Sesuai Kebutuhan
Memilih kertas struk kasir sebaiknya disesuaikan dengan jenis printer, ukuran kertas struk kasir, serta volume transaksi harian.
Dengan memilih ukuran dan jenis kertas yang tepat, proses pencetakan dapat berjalan lebih lancar sekaligus membantu menjaga performa printer dalam jangka panjang.
Apabila Anda membutuhkan kertas thermal untuk kebutuhan usaha dalam jumlah besar, PT Bangkit Perkasa Sukses siap membantu menyediakan pilihan produk yang sesuai, mulai dari B29 Thermal Paper 80×80, 57×40, hingga 57×30.
Hubungi tim kami untuk mendapatkan rekomendasi produk dan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.





